About Us

Mitra usaha yang terhormat,

Pada tahun-tahun terakhir, sejak bergulirnya pasar bebas dunia, sejumlah negara termasuk Indonesia, dihadapkan oleh berbagai tantangan ekonomi secara makro. Bahwa interdependensi ekonomi sulit untuk dihindari oleh negara manapun. Artinya bahwa standar perdagangan dunia menjadi penentu bagi perjalanan roda ekonomi semua negara di dunia ketiga.

Pengaruh ekonomi global berakibat langsung pada dunia usaha yang menuntut kesiapan kompetitif dan kualitatif, hal ini membutuhkan modal, kemampuan dan semangat yang tinggi.

Oleh karena itu, PT. NUSANTARA AMSCO INDONESIA sebagai badan usaha berbadan hukum dalam bidang JASA Pergudangan / Logistic dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia.

Potensi yang dimiliki perusahaan memberikan pelayanan terbaik dan bertanggung jawab didukung fasilitas training dan pola pelatihan mendasar.

Motto kami, ?Your Professional Business Partner ?. Dengan semangat itulah, kami menawarkan kerjasama yang baik kepada mitra usaha Pergudangan.

Jakarta, 2016

Amiek’s

Director

Pengelolaan Gudang

Mengelola gudang yang memiliki ukuran besar merupakan pekerjaan yang sangat menantang dan membutuhkan skill yang sesuai. Di berbagai perusahaan, warehouse management berada di level atas yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, serta banyak investasi yang terlibat di fasilitas tersebut. Mengapa gudang perlu dikelola secara teliti?

Aktivitas yang ada di gudang setiap harinya tentu saja tidak sedikit. Ada kemungkinan ratusan order yang diterima per hari dan semuanya membutuhkan konsolidasi individual, pengepakan, dan pengiriman yang menggunakan ratusan alat pengangkut. Berbagai macam aktivitas ini perlu dikendalikan agar gudang dapat berfungsi dengan baik. Contohnya, untuk jangka panjang dan menengah, perencanaan kapasitas perlu dilakukan untuk memastikan pertumbuhan dapat diakomodasi sehingga pada saat seasonal peak dapat dipenuhi di tingkat yang dibutuhkan. Dalam perencanaan jangka pendek, perincian perencanaan beban kerja diperlukan untuk memastikan bahwa peralatan dan staf yang dibutuhkan sudah tersedia sesuai dengan kebutuhan.

Selain perencanaan, hal yang perlu diperhatikan lagi dalam pengelolaan gudang adalah adanya penilaian resiko untuk meneliti potensi bahaya, mencegah bahaya, dan memperkecil kerusakan. Contohnya, pembuatan untuk posisi supir truk, picking and packing stations. Peraturan-peraturan ini biasanya dikeluarkan oleh Storage Equipment Manufacturers Association (SEMA) di Inggris dan F?d?ration Europ?enne de la Manutention (FEM) di Eropa.

Pergudangan

Warehouse atau pergudangan berfungsi menyimpan barang untuk produksi atau hasil produksi dalam jumlah dan rentang waktu tertentu yang kemudian didistribusikan ke lokasi yang dituju berdasarkan permintaan. Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan warehouse adalah akurasi pergerakan barang dan menghitung rentang waktu barang disimpan. Dibutuhkan kontrol aktivitas pergerakan barang dan dokumen untuk meningkatkan efisiensi penggunaan warehouse agar jumlah dan rentang waktu barang disimpan dalam nilai minimum atau sesuai perencanaan.

Warehouse Management System

Warehouse Management System yang didukung teknologi informasi untuk membantu pengawasan pergerakan barang masuk, pergerakan dalam warehouse dan barang keluar. Pengawasan dengan menggunakan sistem, memberikan kemudahan pengelolaan dan nilai tambah warehouse, yaitu:

  1. Memudahkan pengelola warehouse memberikan informasi ketersediaan suatu barang kepada bagian perencanaan produksi atau pengiriman agar ketersediaan barang tetap pada tingkat yang aman.
  2. Penempatan barang yang ditentukan oleh sistem sehingga memudahkan penyimpanan, pengambilan dan perhitungan stok.
  3. Mengurangi lead time dari aktivitas penyimpanan barang dan pengiriman barang.
  4. Ketersediaan beragam informasi mengenai level barang dan utilitas warehouse memudahkan analisis untuk menyusun strategi penggunaan warehouse yang lebih efisien

 

Legalitas

Added Values

  1. Proses recruitment dilaksanakan oleh PT. NUSANTARA AMSCO INDONESIA, melalui General Selection sesuai dengan kebutuhan dan standar perusahaan (User).
  2. NUSANTARA AMSCO INDONESIA melakukan proses administrasi :
  3. Bank data dan masa kontrak kerja.
  4. Proses payroll dan penghitungan absensi (hari kerja, lembur, transport, insentif, uang makan, shift, kesehatan dan proses Jamsostek).
  5. Memproses BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
  6. Proses perhitungan PPH Pasal 21 bagi karyawan serta pelaporannya ke Kantor Pajak Pratama (KPP) wilayah setempat
  7. Pihak User tidak bersinggungan langsung dengan kebutuhan normatif karyawan yang ditempatkan.
  8. Bilamana terjadi fluktuasi, maka User bisa langsung mengembalikan tenaga kerja/Labours kepada PT. NUSANTARA AMSCO INDONESIA.
  9. Proses tersebut di atas dari nomor 1 s/d 6 dilaksanakan oleh AMSCO.
  10. Men. No. 203 Tahun 1999 dan Kep. Men. Tahun 2004, memberi solusi antara pengusaha dengan tenaga kerja dan dilaksanakan oleh Lembaga Penempatan Pegawai Swasta.

History

NUSANTARA AMSCO INDONESIA adalah perusahaan penyedia jasa pergudangan, pertambangan, maintenance, dan bidang lain dengn tenaga kerja yang siap pakai dan professional.

NUSANTARA AMSCO INDONESIA berdiri 13 Agustus 2009, merupakan perkembangan dari CV. AMSCO yang berdiri sejak tahun 1995 di Bekasi.

Seiring dengan perkembangan permintaan dan kebutuhan penyediaan layanan jasa tenaga kerja siap pakai, maka dilakukan perbaikan terus menerus.

Usaha peningkatan sumber daya manusia serta kualitas kerja dan profesionalisme yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan klien/pelanggan,dengan melakukan peningkatan:

  1. Perekrutan
  2. Pembinaan
  3. Kerjasama dan konsultasi.

Dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia  ( SDM ):

  1. Memiliki dasar pendidikan dan pelatihan yang memenuhi syarat
  2. Memiliki kemampuan professional, tanggap, trampil, tangguh dan tuntas
  3. Memiliki sifat unggul : jujur, loyal, disiplin, dan bertanggungjawab.

Vision & Mission

VISI

Menjadi penyedia jasa tenaga kerja siap pakai yang terpercaya dan  professional.

MISI

  1. Membantu Pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran.
  2. Kerjasama / koordinasi untuk membentuk Team work yang harmonis.
  3. Memberikan pelayanan terbaik kepada User / Mitra.

PRINSIP DASAR

  1. Kepercayaan dari klien/mitra usaha (Trust)
  2. Mengedepankan kualitas dan obyektifitas (Professionalism)
  3. Mengedepankan pelayanan terbaik (Customer Satisfaction)
  4. Menjunjung tinggi komitmen kerjasama (Credibility)
  5. Ketepatan dan bertanggungjawab dalam ketenaga kerjaan (Good Governance)
  6. Membangun pola hubungan kerjasama yang baik (Team Work)

RENCANA KERJA

  1. Meningkatkan kinerja manajemen secara efektif dan efisien.
  2. Meningkatkan kwalitas pelayanan kepada pelanggan.

TENAGA KERJA

  1. Penyediaan tenaga kerja ( Labours ) disesuaikan dengan kebutuhan User.
  2. Tenaga kerja ahli sesuai bidang dan kebutuhan.
  3. Tenaga kerja legal dan dilindungi undang-undang .
  4. Status tenaga kerja dan keorganisasian mengikuti peraturan perusahaan PT.